Enterprise Resource Planning dalam Manufaktur
Nama : Marria Tesalonika Siregar
NIM : 1605551097
Matkul : Enterprise Resource Planning
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama,ST.MT
Jurusan/fakultas/universitas:
teknologi informasi/teknik/udayana
ENTERPRISE
RESOURCE PLANNING
Enterprise
resource planning dan manufaktur saling berhubungan satu sama lain. Manufaktur
sendiri adalah salah satu bidang industry atau perusahaan yang menerapkan
sejumlah alat dan media untuk menjalankan proses bisnis. Fungsi manufaktur
adalah megolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi maupun jadi dalam skla
besar dan dapat didistribusikan ke distributor dan konsumen akhir.
Modul
enterprise resource planning pada dunia manufaktur berfungsi untuk membuat
bidang manufaktur dapat berjalan dengan efektif dan efisien, oleh sebab itu ada
10 modul enterprise resource planning yang ada yaitu sebagai berikut.
1. Tooling,
alat-alat yang berperan dalam proses manufaktur dari bahan mentah menjadi barang
jadi, dengan menghitung ketepatan waktu dalam proses memproduksi.
2. Engineer
Change Control, modul yang menerapkan otoritas, seperti hanya memperhatikan
bagian internal dalam suatu perusahaan.
3. Serialization,
modul ini berfungsi untuk memilih material untuk komponen yang akan dibuat.
4. Configuration
Management, modul ini berfungsi untuk mempersingkat waktu dalam melakukan
review engineer melalui penyediaan knowledge.
5. Engineering
Data Management, modul ini berfungsi untuk mempercepat management data dan
pengiriman data.
6. Just
in time, modul ini berfungsi untuk membantu bagian produksi dalam transisi
jadwal produksi. Contoh jika suatu produk mendapat sambutan baik dalam pasaran
maka akan menambah waktu dan jumlah produk yang normal menjadi beberapa kali
lipat. Oleh sebab itu dalam merubah hal itu maka ada just in time.
7. Quality
Management, modul ini melakukan perbandingan produk, ada dua macam perbandingan
yaitu perbandingan produk dengan produk sebelumnya, dan perbandingan produk
dari produk lain yang diniali harga, fitur, design, dan lain-lain.
8. Material
and Capacity Planning, modul ini membantu perencanaan ketersediaan bahan mentah
dengan kebutuhan pembeli dan jumlah barang yang harus diproduksi.
9. Poin
of Sale, modul yang pembelian barang langsung oleh konsumen yang dilakukan pada
kasir.
10. Keuangan
dan akutansi, pengelolaan keuangan, transaksi, dan buku besar.
Mekanisme
enterprise resource planning pada manufaktur juga sangat mempengaruhi jalannya
suatu perusahan oleh sebab itu mekanisme enterprise resource planning berkaitan
dengan 4 bidang yaitu forecasting, MRP(Manufacturing Resource Planning), Akutansi
dan keuangan, dan Engineering. ERP dalam bidang forecasting adalah
memperkirakan penjualan dan penggunaan produk, selain itu menerima informasi
dari perencanaan produk dan analisis penjualan dengan adanya proses pengolahaan
data. ERP dalam bidang Manufacturing Resource Planning adalah mengendalikan
proses-proses yang ada dalam bidang industry yang mengambil data dari tahap
forecasting untuk produk yang akan dibuat. MRP juga memberikan informasi
keuangan seperti piutang dan hutang. Mekanisme ERP dalam akutansi dan keuangan
adalah untuk survive dalam bidang bisnis dengan mengontrol jalan keluar
masuknya keuangan dengan baik untuk mencapai tujuan dalam suatu perusahaan. Mekanisme
terakhir adalah engineering yang berfungsi untuk menyimpan informasi melalui
BOM(Bill of Material) dan routing.
Implementasi enterprise resource
planning dapat digunakan dalam perusahaan dalam bidang apapun dan skala besar
atau kecil itu tidak mempengaruhi enterprise resource planning, karena
enterprise resource planning adalah proses bukan barang dan juga kesiapan dari
sumber daya manusia dalam suatu perusahaan karena jika suatu perusahaan
memiliki sumber daya manusia yang handal maka peluang bisnis untuk maju akan
lebih cepat.
Referensi
1. Dhewanto,
Wawan, Falahah. Enterprise Resource Planning : Menyelaraskan Teknologi
Informasi dengan Strategi Bisnis. Penerbit Informatika. Bandung. 2007
2. Brady,
Monk, Wagner. Concepts in Enterprise Resource Planning, Course Technology.
Thomson Learning. 2001
Komentar
Posting Komentar