Implementasi Modul pada Enterprise Resource Planning
Nama : Marria Tesalonika Siregar
NIM : 1605551097
Matkul : Enterprise Resource Planning
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama,ST.MT
Jurusan/fakultas/universitas:
teknologi informasi/teknik/udayana
ENTERPRISE
RESOURCE PLANNING
Enterprise resource palnning
memiliki 3 modul utama yaitu; operasi, finansial dan akutansi, dan sumber daya
manusia. Operasi adalah suatu proses operasional dasar yang ada pada enterprise
resource planning. Finansial dan akutansi adalah suatu proses manajemen bagian
keuangan dalam suatu perusahaan. Sumber daya manusia adalah proses manajemen
pekerja dalam suatu perusahaan. Ketiga midul ini tidak harus berada dalam satu
sistem tetapi harus berada dalam satu database terpusat. Implementasi ketiga
modul utama dalam enterprise resource planning dibagi menjadi 5 yaitu sebagai
berikut.
1. Human
Resource Management
Human Resource Management adalah modul pendekatan strategis untuk pengelolaan aset
paling berharga yang dimiliki organisasi yaitu orang-orang yang bekerja di sana
yang secara individual dan kolektif berkontribusi pada pencapaian tujuan.
Human Resource Management sebuah modul pada sistem enterprise resource planning
yang terpisah tetapi memiliki database terpusat atau terintegrasi dengan
enterprise resource planning. Contoh dari Human resource management adalah pada
sistem kepegawaian dan payroll dalam suatu perusahaan.
2. Finansial
Resource Management
Finansial Resource
Management adalah modul yang untuk mengumpulkan dan mengelola data keuangan dari berbagai
departemen fungsional, dan mampu untuk menghasilkan laporan keuangan yang
sangat berharga pada suatu perusahaan. Contoh dari Finansial resource
management adalah pada sistem akuntasi yang mengelolah keluar masuk uang dalam
suatu perusahaan.
3. Supply
Chain Management
Supply Chain
Management adalah sekumpulan aktifitas (dalam bentuk entitas/fasilitas) yang
terlibat dalam proses transformasi dan distribusi barang mulai dari bahan baku
paling awal dari alam sampai produk jadi pada konsumen akhir. Proses supply
chain management adalah adanya perencanaan, optimalisasi penyimpanan,
penggunaan logistic, membantu dalam memperbaiki prediksi permintaan serta
efisiensi bagi suatu perusahaan. Tujuan dari supply chain management adalah
melakukan efektifitas dan efisiensi dari suppliers, manufactures, warehouse,
dan store.
4. Manufacturing
Resource Planning
Manufacturing Resource Planning adalah suatu
sistem informasi terintegrasi yang merencanakan, mengendalikan, dan menyediakan
data di antara berbagai aktivitas produksi dan area fungsional lainnya dari
bisnis secara keseluruhan. Manufacturing resource Planning merukan modul
yang melingkupi faktor tambahan yaitu; perencanaan jangka Panjang, master scheduling,
rought cut capacity planning, dan shoop floow control. Perusahaan dalam bidang industry
dan manufaktur yang menerapkan enterprise resource planning wajib menyedikan manufacturing
resource planning untuk menunjang jalannya proses bisnis dalam suatu perusahaan.
Contoh dari manufacturing resource planning adalah banyak kendaraan di
Indonesia dari negara Jepang. Negara Jepang hanya menjadi supplier bahan baku kendaraan
seperti mesin, ban, dan lain-lain tetapi perakitan dan pembentukan bahan baku
kendaraan tersebut di rakit di Indonesia secara lokal dan memiliki harga jual
yang lebih tinggi.
5. Customer
Relationship Management
Customer
Relationship Management adalah sebuah sistem informasi yang terintegari dengan
enterprise resource planning yang digunakan untuk merencanakan, menjadwalkan,
dan mengendalikan aktivitas-aktivitas pra penjualan dan pasca penjualan pada
suatu perusahaan.
Referensi
1. Dhewanto,
Wawan, Falahah. Enterprise Resource Planning : Menyelaraskan Teknologi
Informasi dengan Strategi Bisnis. Penerbit Informatika. Bandung. 2007
2. Brady,
Monk, Wagner. Concepts in Enterprise Resource Planning, Course Technology.
Thomson Learning. 2001
(diakses
tanggal 8 september 2018, jam 20.00 wita)

Komentar
Posting Komentar